Senin, 01 Juni 2015

Review Jurnal "Kebudayaan Timur & Barat dalam Sinetron Si Doel Anak Sekolahan"


"Kebudayaan Timur dan Barat dalam Sinetron Si Doel Anak Sekolahan"
 
            Interaksi kita dengan orang lain memiliki tingkat keeratan dan rasa keterikatan  yang berbeda. Di antara mereka, ada yang hanya menjadi orang asing untuk kita dan ada juga  yang menjadi kenalan bagi kita. Kita mengetahui nama, alamat, dan identitas formal lainnya milik mereka. Sedikit lebih sering berinteraksi dan pengetahuan kita tentang mereka lebih banyak, sering dinamakan teman.
Naik setingkat, kita menamai mereka sahabat. Sahabat adalah orang yang kita beri tempat khsusus dalam hati kita. Kita mempercayainya, hubungan kita dengannya sejajar, timbal-balik, dan bersifat saling mengembangkan, tak ada yang menjadi parasit bagi yang lainnya. Kenalan, sahabat, dan teman dapat sama atau berbeda jenis.
Jika dari antara mereka ada yang berlawanan jenis dengan kita dan kita saling menjagai untuk pada suatu saat membangun keluarga menjadi suami-istri maka orang itu menjadi kekasih kita. Hubungan kita dengannya jauh lebih komplit daripada hubungan kita dengan sahabat, hubungan ini lah yang sering disebut romantic relationship.Dengan kenalan, teman, sahabat, dan kekasih itu kita saling berkomunikasi melalui komunikasi interpersonal.

Review Film "Samson Betawi (The Strong Man)

Samson Betawi (The Strong Man)

1975 :: Comedy ::

Review Buku "Si Pitung Superhero Betawi Asli"


Si Pitung, Superhero Betawi Asli


Judul : Si Pitung, Superhero Betawi Asli
Penulis : Soekanto SA
Penerbit : DAR! Mizan
Terbit : Februari 2009
Tebal : 154 halaman
Harga : Rp. 24.000







Siapa yang tidak kenal Si Pitung? Pasti hampir semua orang Indonesia tahu, saya saja yang bukan berasal dari daerahnya si Pitung bisa tahu. Jika ada yang tidak mengenal si Pitung kemungkinan besar adalah para remaja atau anak-anak zaman sekarang yang tidak diperkenalkan sang legenda Betawi yang terkenal jago bela diri ini. Awal saya mengenal si Pitung ini dari cerita di film-film yang terbit di televisi Indonesia. Saya pribadi tidak terlalu ingat jelas tentang detail cerita, hanya sekedar mengingat ciri khas Si Pitung yaitu memakai peci, baju plus celana longgar, sabuk gede, dan tidak ketinggalan golok.